Penyebab Leukemia dan Cegah Sebelum Terlambat

Penyebab Leukemia dan Cegah Sebelum Terlambat

Penyebab Leukemia – Leukemia adalah kanker darah yang dimulai di sumsum tulang. Sumsum tulang adalah jaringan spons yang terdapat di bagian dalam tulang, dan berfungsi untuk memproduksi sel darah.

Pada leukemia, sel darah putih tumbuh secara tidak normal dan tidak berfungsi dengan baik. Sel darah putih yang normal berfungsi untuk melawan infeksi, tetapi sel darah putih yang abnormal pada leukemia justru dapat menyerang sel-sel sehat di tubuh.

Leukemia dapat menyerang orang dari segala usia, tetapi lebih sering terjadi pada anak-anak dan orang dewasa berusia di atas 65 tahun.

Jenis-jenis leukemia

Ada banyak jenis leukemia, tetapi secara umum dapat dibagi menjadi dua jenis utama, yaitu leukemia akut dan leukemia kronis.

  • Leukemia akut adalah jenis leukemia yang berkembang dengan cepat dan agresif. Leukemia akut dapat menyebabkan gejala yang parah dalam waktu singkat.
  • Leukemia kronis adalah jenis leukemia yang berkembang secara perlahan dan lebih lambat. Leukemia kronis dapat tidak menimbulkan gejala selama bertahun-tahun.

Baca Juga : Ketahui Gejala Kanker Kulit yang Perlu Anda Waspadai

Penyebab Leukemia dan Cegah Sebelum Terlambat

Penyebab leukemia

Penyebab leukemia yang pasti belum diketahui, tetapi ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan penyebab leukemia seseorang terkena leukemia, yaitu:

Riwayat keluarga

Penyebab leukemia yakni orang yang memiliki riwayat keluarga dengan leukemia memiliki penyebab leukemia lebih tinggi untuk terkena leukemia. Penyebab leukemia ini meningkat jika ada anggota keluarga yang menderita leukemia dalam tingkatan yang sama.

Paparan radiasi

Paparan radiasi, seperti radiasi dari pengobatan kanker, dapat meningkatkan penyebab leukemia. Radiasi dapat merusak DNA sel-sel darah putih, sehingga sel-sel tersebut menjadi kanker.

Paparan bahan kimia

Paparan bahan kimia tertentu, seperti benzena, dapat meningkatkan penyebab leukemia. Benzena adalah bahan kimia yang ditemukan dalam bensin, cat, dan pelarut.

Infeksi

Penyebab leukemia yang terakhir adalah infeksi tertentu, seperti infeksi virus Epstein-Barr, dapat meningkatkan risiko leukemia. Virus Epstein-Barr adalah virus yang dapat menyebabkan mononukleosis.

Gejala leukemia

Gejala leukemia dapat bervariasi tergantung pada jenis dan stadium leukemia. Gejala umum leukemia meliputi:

  • Demam
  • Pusing
  • Lemas
  • Mudah memar
  • Perdarahan yang mudah
  • Nyeri tulang
  • Pembengkakan kelenjar getah bening
  • Kehilangan berat badan

Diagnosis leukemia

Diagnosis leukemia biasanya dilakukan dengan pemeriksaan darah dan sumsum tulang. Pemeriksaan darah dapat menunjukkan peningkatan jumlah sel darah putih yang abnormal. Pemeriksaan sumsum tulang dapat dilakukan untuk melihat apakah terdapat sel darah putih yang abnormal di sumsum tulang.

Baca Juga : Penyakit Cacar Monyet, Stigma dan Dampaknya

Penyebab Leukemia dan Cegah Sebelum Terlambat

Pengobatan leukemia

Pengobatan leukemia tergantung pada jenis dan stadium leukemia. Pengobatan leukemia dapat meliputi:

  • Kemoterapi. Kemoterapi adalah pengobatan yang menggunakan obat-obatan untuk membunuh sel-sel kanker.
  • Radiasi. Radiasi adalah pengobatan yang menggunakan radiasi untuk membunuh sel-sel kanker.
  • Transplantasi sumsum tulang. Transplantasi sumsum tulang adalah pengobatan yang menggunakan sumsum tulang dari donor untuk menggantikan sumsum tulang yang rusak.

Pencegahan leukemia

Tidak ada cara pasti untuk mencegah leukemia, tetapi ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko terkena leukemia, yaitu:

  • Hindari paparan radiasi.
  • Hindari paparan bahan kimia.
  • Jaga kesehatan secara keseluruhan.

Hindari paparan radiasi

Paparan radiasi, seperti radiasi dari pengobatan kanker, dapat meningkatkan risiko leukemia. Untuk mengurangi risiko paparan radiasi, Anda dapat melakukan hal-hal berikut:

  • Hindari pemeriksaan sinar-X yang tidak perlu.
  • Gunakan tabir surya saat berada di luar ruangan.
  • Lindungi diri dari radiasi matahari dengan mengenakan pakaian yang longgar dan topi yang lebar.

Hindari paparan bahan kimia

Paparan bahan kimia tertentu, seperti benzena, dapat meningkatkan risiko leukemia. Untuk mengurangi risiko paparan bahan kimia, Anda dapat melakukan hal-hal berikut:

  • Hindari pekerjaan yang melibatkan paparan bahan kimia.
  • Gunakan alat pelindung diri saat bekerja dengan bahan kimia.
  • Jaga kebersihan rumah dan lingkungan.

Jaga kesehatan secara keseluruhan

Olahraga secara teratur, makan makanan yang sehat, dan tidak merokok dapat membantu menjaga kesehatan secara keseluruhan dan mengurangi risiko terkena leukemia.

Berikut adalah beberapa tips untuk menjaga kesehatan secara keseluruhan:

  • Olahraga secara teratur. Olahraga secara teratur dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan mengurangi risiko kanker.
  • Makan makanan yang sehat. Makan makanan yang sehat, seperti buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian, dapat membantu menjaga kesehatan secara keseluruhan dan mengurangi risiko kanker.
  • Jangan merokok. Merokok dapat meningkatkan risiko berbagai jenis kanker, termasuk leukemia.

Selain hal-hal di atas, Anda juga dapat melakukan hal-hal berikut untuk mengurangi risiko terkena leukemia:

  • Jika Anda memiliki riwayat keluarga dengan leukemia, bicarakan dengan dokter Anda tentang risiko Anda dan cara untuk menguranginya.
  • Jika Anda bekerja di industri yang melibatkan paparan radiasi atau bahan kimia, bicarakan dengan dokter Anda tentang risiko Anda dan cara untuk menguranginya.

Dengan melakukan hal-hal di atas, Anda dapat membantu mengurangi risiko terkena leukemia.

Prognosis leukemia

Prognosis leukemia tergantung pada jenis dan stadium leukemia. Leukemia akut biasanya memiliki prognosis yang lebih buruk daripada leukemia kronis. Pada umumnya, leukemia yang didiagnosis pada stadium awal memiliki prognosis yang lebih baik daripada leukemia yang didiagnosis pada stadium lanjut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *