Penyebab Gejala Herpes Zoster

Penyebab gejala herpes zoster adalah infeksi virus varicella-zoster. Virus ini adalah virus yang juga menyebabkan cacar air. Setelah seseorang terinfeksi virus varicella-zoster, virus ini akan tetap berada di dalam tubuh dalam keadaan tidak aktif. Virus ini dapat aktif kembali dan menyebabkan herpes zoster, biasanya pada orang dewasa berusia 50 tahun ke atas.

Berikut adalah beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang terkena herpes zoster:

  • Usia: Orang dewasa berusia 50 tahun ke atas lebih berisiko terkena herpes zoster.
  • Sistem kekebalan tubuh yang lemah: Orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah, seperti penderita HIV/AIDS, lebih berisiko terkena herpes zoster.
  • Kehamilan: Wanita hamil lebih berisiko terkena herpes zoster.
  • Pengobatan kanker: Pengobatan kanker, seperti kemoterapi dan radiasi, dapat meningkatkan risiko seseorang terkena herpes zoster.

Gejala herpes zoster biasanya muncul dalam 10-21 hari setelah terpapar virus varicella-zoster. Gejala awal herpes zoster dapat berupa:

  • Nyeri atau sensasi terbakar di satu sisi tubuh
  • Demam
  • Kelelahan
  • Pusing
  • Sakit kepala

Setelah beberapa hari, gejala awal ini akan diikuti oleh munculnya ruam kulit. Ruam herpes zoster biasanya muncul di satu sisi tubuh, mulai dari dada, perut, punggung, atau wajah. Ruam ini biasanya berupa bintik-bintik merah yang kemudian berkembang menjadi lepuhan berisi cairan. Lepuhan ini dapat terasa gatal atau nyeri, dan dapat pecah dan mengeluarkan cairan.

Gejala herpes zoster biasanya berlangsung selama 2-4 minggu. Dalam beberapa kasus, gejala herpes zoster dapat lebih parah dan menyebabkan komplikasi, seperti:

  • Osteomielitis, yaitu infeksi tulang
  • Ensefalitis, yaitu infeksi otak
  • Neuritis optik, yaitu kerusakan saraf optik yang dapat menyebabkan kebutaan

Jika Anda mengalami gejala herpes zoster, sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang, seperti tes darah atau tes PCR, untuk mendiagnosis herpes zoster.

Pengobatan herpes zoster bertujuan untuk mengurangi gejala dan mencegah komplikasi. Pengobatan herpes zoster biasanya meliputi:

  • Obat antivirus: Obat antivirus dapat membantu mengurangi durasi gejala herpes zoster dan mencegah komplikasi. Obat antivirus biasanya diresepkan oleh dokter dalam waktu 72 jam setelah munculnya gejala pertama.
  • Obat nyeri: Obat nyeri dapat membantu mengurangi nyeri yang disebabkan oleh herpes zoster.
  • Obat antihistamin: Obat antihistamin dapat membantu mengurangi gatal yang disebabkan oleh herpes zoster.

Selain pengobatan medis, Anda juga dapat melakukan hal-hal berikut untuk membantu mengurangi gejala herpes zoster:

  • Istirahat yang cukup
  • Minum banyak cairan
  • Berikan kompres dingin pada ruam
  • Hindari menggaruk ruam

Herpes zoster adalah penyakit yang dapat dicegah dengan vaksinasi. Vaksin herpes zoster dapat diberikan kepada orang dewasa berusia 50 tahun ke atas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *